Kata Hati

adam adis mukrotal, dan lika-liku kehidupan di-era seragam

Secret Admirer

bench_in_park-wide

Dan lagi–lagi hal yang sama terus aku rasakan, hmm..sudah berapa kali ya, mungkin sudah tak terhitung lagi. Tapi kenapa tidak ada rasa kapok untuk terus melakukan itu, memang sih seorang Secret Admirer itu banyak rintangannya, kalo memang begitu kenapa harus jadi seorang Secret Admirer? entahlah aku juga tak terlalu mengerti soal itu, sebenarnya sih tidak ada keinginan jadi seorang Secret Admirer, tapi tak adanya keberanian untuk menyatakan perasaaan itulah yang mengakibatkan itu semua.

Suka dan duka menjadi seorang Secret Admirer itu..ah tapi kebanyakan dukanya sih, banyak sisi nge-jleb dari mencintai diam-diam apalagi kalo liat dia sama orang lain. Uh, pasti hati ini kayak patah, tapi sebenernya enggak sih. Aku cuma bisa diam melihat kamu sama orang lain, karena mau apalagi? Untuk cemburu pun aku gak berhak, karena kamu bukan siapa-siapanya aku, atau tidak lebih dari sekedar teman.

Semoga saja selama ini kamu benar-benar tidak tahu, bukan pura-pura tidak tahu. Ah, andaikan kamu tau betapa besarnya kamu dicintai, tapi sayang nya itu sangat mustahil terjadi. Sudah lama aku terus menunggu, menunggu dan terus menunggu tapi kamu yang ditunggu malah menjauh. Ketika aku sudah lelah dan mulai menjauh, eh kamu malah datang menghampiriku. Emang ya kamu tuh jagonya mainin hati, atau jangan-jangan ini semua memang rencana kamu? semoga saja tidak ya.

Kalo liat kicauan kamu yang aku rasa buat aku, iya yang aku rasa buat aku..rasanya seneng banget kaya terbang ke langit ke-7, tapi ketika aku tau bahwa itu bukan buat aku, aku serasa jatuh dari langit ke-7 dan mendarat dengan kepala di bawah, ya Sakit Sekali..!

Walaupun sakit tetapi semua ini terus aku lakukan seperti suatu siklus yang akan berputar dan berputar, entah kapan akan berhenti. Ini semua telah menjadi candu, candu yang sangat menyakitkan. Semua orang bilang “kalo jodoh gak akan kemana ko” iya kita mungkin tidak berjodoh tapi kenapa kamu masih disini, kamu gak pergi kemana-mana? kisah cinta memang mempunyai banyak rasa. Bukan. Ini bukan masalah rasa cokelat, vanila atau strawberry, tapi ini tentang rasa hati, rasa bahagia,rasa sedih dan ada juga rasa kemakan-hatian.

Sebelum tidur aku selalu senyum-senyum unyu sambil menatap langit-langit kamar berharap semua impian ini jadi kenyataan. Tapi, sayangnya itu gak mungkin, kini aku terbawa oleh anganku pergi jauh kemasa pertama aku mulai menjadi Secret Admirer banyak waktu yang telah terbuang, banyak cerita yang telah terputar, banyak pengorbanan yang telah diberikan, dan ada hati yang tersakiti.

Inilah aku beserta semua kekuranganku yang semakin terlihat sering berjalannya waktu. Tapi kuharap kamu mengerti tentang kekurangan ini dan apakah kamu mau menerimanya jika aku mengungkapkan perasaan ini?

Kau yang pergi bersama Hujan

rainy_day-wide

Rintikan hujan terus turun, hingga menimbulkan bunyi di atas genting ini.Tak terasa hujan sudah lama turun sama halnya dengan aku yang sudah lama tak melihat senyum manismu, senyumu yang terlalu manis untuk dilukai dan sangat sayang untuk dilewatkan. Tapi itu dulu, saat kamu masih disini..bersamaku.

Banyak hari yang kulewati bersamamu, yang sampai saat ini masih melekat dalam memori, ada senang, sedih, canda, dan tentunya tawa. Semua selalu aku hadapi, iya aku tak pernah takut karena ada kamu disisiku.

Hingga pada akhirnya aku terlena karena sikapku sendiri, aku terlalu fokus saat kamu masih miliku sampai aku lupa bagaimana jika aku kehilanganmu. Sayang sekali semuanya sudah terlambat..sangat terlambat! Kamu sudah berpaling dariku dan aku masih belum rela melepaskanmu, semua ini gara-gara aku terlalu berharap kepadamu, berharap bahwa kamu akan selalu jadi miliku, berharap kamu takan berpaling kelain hati, tapi, itu hanya sebatas berharap, bukan sebuah kenyataan.

Banyak waktu  yang aku habiskan dengan sia-sia hanya untuk memikirkan senyumu itu, walau hanya imajinasi belaka tapi itu sudah lebih dari cukup membuatku tersenyum, tapi aku kembali lupa bahwa pada akhirnya..aku kembali terlena, terlena karena dirimu.

Apa kamu masih ingat dengan janjimu dahulu? apa, tidak? kalo begitu aku akan mengingatkan kembali tentang janji yang sekedar janjimu itu. Saat itu kamu pernah mengucapkan bahwa “aku akan disini bersamamu untuk selamanya” iya janji yang itu? masih belum ingat? ah, berarti itu cuma sekedar penghibur lara saja. Aku sungguh senang ketika kamu mengucap janji itu, dan bodohnya kenapa aku harus percaya? dan apakah kamu tau bahwa saat itu aku juga berkata dalam hati bahwa “aku juga sama sepertimu, ingin selalu bersamamu untuk selamanya” apakah itu berlebihan, menurutku tidak,  ya..walaupun aku tidak teralu paham apa itu cinta.

Sekarang waktu telah membuatku bisa sedikit melupakanmu, aku sudah lelah terus mengingatmu yang pada akhirnya aku akan kembali terlena. Aku bereskan kembali lembaran demi lembaran masa lalu yang telah usam. Kini aku sudah mengikhlaskanmu, biarlah kamu pergi ketempat yang ingin kamu tuju, mungkin kamu belum cocok denganku.

Berkat kamu aku jadi mengerti bagaimana rasa patah hati, bagaimana rasa mencintai, dan bagaimana rasa ketika cinta bertepuk sebelah tangan. Terimakasih buat kamu yang telah temani hariku walau hanya sementara, dan apakah kau sudah ingan janji itu? masih belum? memang kamu gak akan ingat. Kamu yang berjanji dan kamu juga yang mengingkari.

C.I.N.T.A itu ISTIMEWA

Mari kita perbincangkan hidup dari sini, hidup yang penuh warna tidak hanya hitam dan putih. Perbincangkan juga cinta, Cinta yang selalu menghiasi hidup ini, yang selalu membuat kita bahagia. Cinta sering kali memaksa kita untuk melakukan hal yang konyol, seperti senyum-senyum sendiri, membuat kita jadi salah tingkah. Ah….. Pokoknya cinta itu sangat indah, Cinta juga sangat sederhana.

Suatu ketika, saat kau tak yakin akan jalan yang kau pilih, tengok lagi kebelakang sana. Ada tangan-tangan yang selalu bersedia meraihmu, mendengarkan kisahmu, menjagamu. Hapus air matamu. Kisah cinta seharusnya bahagia. Jika tidak, mungkin itu bukan cinta- bukan cinta yang kita tunggu. Setiap orang berhak bahagia, dan berhak mengusahakan dirinya bahagia. Begitu seharusnya, bukan ?

 

-Tentang Cinta